Arsitektur Softswitch

Goodnight~

Well, sambil iseng refresing ngerjain tugas yang bejibun, mending kembali ngeblog lagi. Kali ini saya akan melanjutkan postingan tentang softswitch yang saya buat tempo hari. Pada postingan sebelumnya mungkin saya sudah membuat overview mengenai softswitch itu sendiri, nah sekarang kita akan membahas mengenai arsitektur si softswitch ini.

Ada apa saja sih ?? Elemen-elemen jaringan penting yang mendukung jaringan berbasis softswitch, yaitu softswitch dan signalling gateway (SG) untuk layer Call Control & Signaling Plane, media gateway (MG) untuk layer transport plane, dan application server (AS), dan OSS/NMS untuk layer Management Plane. Definisi dan fungsi dasar dari masing-masing elemen jaringan tersebut adalah:

1. Media Gateway Controller (MGC) atau Call Agent

MGC atau Call Agent adalah elemen utama softswitch, berfungsi untuk mengontrol semua sesi layanan dan komunikasi, mengatur interaksi elemen-elemen jaringan yang lain, dan menjembatani jaringan dengan karakteristik yang berbeda, yakni termasuk PSTN, SS7, dan jaringan IP. Antara MGC saling berhubungan dengan protocol SIP-T. Banyak yang mengatakan kalau si MGC ini adalah si softswitch itu sendiri lho..

2. Signalling Gateway (SG)

Signalling gateway (SG) menciptakan suatu jembatan antara jaringan SS7 dengan jaringan IP dibawah kendali dari MGC.SG hanya menangani pensinyalan SS7,sedangkan MGC menangani sirkuit suara yang telah dibangun oleh mekanisme pensinyalan SS7. Nah jika dilihat dari gambar arsitekturnya, si SG ini memang berhubungan langsung dengan si MGC.

 

3. Media Gateway (MG)

Media gateway berfungsi sebagai elemen transport untuk merutekan trafik dalam jaringan softswitch dan juga mengirim atau menerima trafik dari jaringan lain yang berbeda, seperti PSTN,PLMN, VoIP H.323, dan jaringan akses pelanggan. Media gateway terbagi menjadi trunk gateway dan access gateway

    • Trunk gateway adalah mediagateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 4, yaitu merutekan trafik dari jaringan PSTN/PLMN (jaringan mobile). Trunk gateway akan melakukan proses konversi terhadap format transmisi jaringan terhubung yang berbeda beda, baik format sinyalt rafik maupun signalling atau protokolnya. Nah, biasanya dalam softswitch itu sendiri bisa dibilang trunk gateway atau gateway yang terhubung ke luar ini adalah FXO.

 

  • Access gateway adalah media gateway yang menjalankan fungsi media bagi softswitch class 5 untuk menghubungkan softswitch dengan jaringan korporasi atau terminal pelanggan (CPE). Beda dengan trunk, kalau Access biasa disebut FXS dalam softswitch.

 

 

Antara MG dengan MGC saling berhubungan dengan protocol Megaco atau MGCP(Media Gateway Control Protokol).

4. Media Server

Media server melaksanakan fungsinya yakni, untuk memperkaya softswitch dengan kemampuan media. Jika diperlukan, ini akan mendukung digital signal processing (DSP). Misalnya yakni untuk menanggapi respon suara, tugas itu akan dilakukan oleh media server. Media Video juga akan dilayani oleh suatu Media Server manakala bisa diterapkan.Media akses adalah media yang digunakan oleh jaringan softswitch untuk menjangkau pelanggan. Media akses dapat menggunakan cable modem, leasedcircuit, v.52, DSL, HFC, dan radio akses.

5. Application server

Application server adalah elemen jaringan yang menyediakan aplikasi tambahan di luar fitur teleponi yang membutuhkan server tersendiri, misalnya voice mail, prepaid call, fixed sms, voice VPN ,dll.

6. Operating support system (OSS)

Adalah elemen jaringan yang berfungsi untuk mendukung operasi dan pemeliharaan jaringan, seperti managemen jaringan, provisioning, billing, monitoring,statistik, dll.

 

Konfigurasi Umum Jaringan Softswitch