FTP (File Transfer Protocol)

:hoax2

Sudah cukup lama saya tidak menerbitkan postingan baru, karena mungkin masalah migrasi server hostingan. Tapi Alhamdulillah, server yang baru lebih cepat daripada server lama. Well, kali ini saya akan meneruskan penulisan kembali tugas-tugas yang sudah saya dapat di perkuliahan, mungkin beberapa waktu yang lalu, saya sempat membahas beberapa hal tentang aplikasi-aplikasi beserta protokol yang berjalan di dalamnya, nah, kali ini yang akan dibahas disini adalah tentang FTP atau File Transfer Protocol.

Overview FTP


FTP, sebenarnya apa sih FTP ? kalau dibahas tentang singkatannya, FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. Seperti definisi dari FTP sendiri, FTP memiliki fungsi untuk mentransfer file antar komputer/device yang terkoneksi dengan TCP/IP network (LAN/internet). FTP (File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pentransferan berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah internetwork. Protokol ini masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.  Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.Mungkin beberapa dari teman-teman sekalian sudah sering mendengar atau mungkin sudah mengetahui tentang FTP.

Cara Kerja FTP

Setelah mengetahui sedikit tentang apa itu FTP dan juga fungsi dasarnya, disini akan saya tuliskan cara kerja FTP secara umum.

    1. Port standard FTP adalah 21 (pada server).

 

  • Pada sisi server, ftp server menunggu incoming connection di port 21 (default).

 

 

  • FTP client mencoba connect ke ftp server (daemon) dengan memasukan user password nya (biasanya FTP memang memiliki suatu autentikasi tersendiri.)

 

 

  • FTP server men-check apakah si user dan password nya valid, Jika valid maka akan berlanjut ke step berikutnya, jika tidak valid maka akan diminta memasukan user/password yang lain beberapa kali, jika tetap invalid maka koneksi akan diputuskan.

 

 

  • Setelah user tervalidasi maka ftp client dapat men-download/men-upload atau pun mendelete file yang terdapat di server, tergantung dari hak akses yang dimiliki.

 

 

Untuk prosesnya dapat dilihat dari gambar berikut ini :

 

Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan “mendengarkan” percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk

    1. membuat sebuah koneksi antara klien dan server,

 

  • untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga

 

 

  • mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mentransfer data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

 

 

FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga dapat menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

Nah, menurut beberapa orang, transfer FTP sendiri kadang lebih cepat daripada mendownload file yang ada pada sebuah website, tetapi saya juga belum tahu apakah pendapat ini benar atau tidak. Silahkan kamu mencobanya sendiri yah :p

Mungkin hanya segini saja mengenai FTP, untuk lebih jelasnya kamu bisa membaca referensi lain yang lebih jelas dan lengkap